Ngopi . Diskusi . Solusi

  • Rumah Sakit Administrasi

    Tapi apalah daya, kita memang masih gagap dengan dunia teknologi. Ternyata bukan hanya Bank Aceh yang masih gagap teknologi.Rumah sakit kita pun rupanya begitu sulit atau jangan-jangan belum mau berinovasi. Seperti begitu sulitnya melihat mayoritas petugas rumah sakit melayani pasien dengan ramah. Kecuali satu dua orang saja...

Dibalik Foto Profil Twitter Gubernur Nova


Ada yang menarik dari foto profil akun Twitter Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Entah sejak kapan Nova memasang foto bersama Presiden Jokowi, yang jelas hingga hari ini (6/3/2021) masih terpampang jelas di sana. Memang tak terlalu istimewa, karena keduanya adalah pejabat publik. Namun sebagai politisi tentu ada maknanya.

Saya tidak yakin jika Nova Iriansyah sekedar iseng atau "pamer" belaka layaknya kita - kita atau mungkin cuma saya, yang begitu senang ketika mendapatkan kesempatan berfoto dengan Presiden lalu memajangnya di semua akun media sosial, seolah - olah ingin menunjukkan eksistensi memiliki relasi luas dan lintas batas, padahal ya hanya kebetulan saja ada kesempatan foto bersama.

Jadi, saya yakin jika Nova Iriansyah tidak sekedar bertujuan untuk itu, dia sudah lama melanglang buana diarena perpolitikan dari lokal hingga nasional, bahkan sudah pernah menjadi anggota legislatif di Senayan yang tentu sudah terbiasa dengan interaksi semacam itu.

Mungkin saja ini cara Nova Iriansyah untuk membangun hubungan istimewa atau ada harapan agar posisinya aman.

Maklum, sejak Irwandi Yusuf tersandung kasus korupsi dan Nova diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh pada 5 Juli 2018 hingga dilantik sebagai Gubernur definitif, mungkin Nova berpikir perlu menunjukkan loyalitas kepada "Penolong". Karena selama ini Nova terus mendapat banyak kritikan dari berbagai elemen masyarakat Aceh hingga nasional.

Transparansi pengelolaan Dana Covid-19 adalah salah satu yang menjadi sorotan. Misalnya, penyaluran paket sembako sebanyak 60.000 paket yang dengan harga goodybagnya saja mencapai Rp. 20.000 (Baca : Eumpang Saboh M), refocusing dana Covid-19 sebesar 2,3 T juga dituding elemen sipil hanya menguntungkan kroni-kroni Nova, hubungan Nova dengan DPRA juga pernah sempat renggang hingga berujung pada upaya pemakzulan terhadap dirinya yang juga Ketua DPD Demokrat Aceh saat ini.

Selain itu, salah urus dana Otsus yang disampaikan ekonom senior Rizal Ramli serta diaminkan oleh pengamat ekonomi Universitas Muhammadyah Aceh (UNMUHA), Dr Taufiq Abdul Rahim SE sebagai fakta, juga menjadi catatan besar carut marut perjalanan kepemimpinan Nova sebagai Gubernur. Apalagi Pemerintah Pusat memberikan atensi serius untuk mengusut dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana otsus Aceh.

Ditambah kondisi Aceh yang masih jauh dari kata sejahtera dengan prestasinya sebagai provinsi termiskin juga mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Jokowi yang disampaikan dalam acara Kenduri Kebangsaan di Bireuen, Sabtu (22/2/2020), yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri, Jokowi menyinggung soal pengunaan dana otsus Aceh yang begitu besar, namun dirasakan masih terdapat banyak persoalan.

Tak hanya itu, Haba Warong Kupi di Aceh, terutama dikalangan tertentu mengatakan, Nova Iriansyah sebenarnya sudah masuk radar lembaga Anti Rasuah terutama terkait dengan pengelolaan proyek - proyek di Aceh, bahkan KPK katanya, sudah "menginap" di Provinsi Serambi Mekkah. Namun, informasi itu perlu diuji kembali.

Mungkin karena sekelumit persoalan itu pula yang membuat Gubernur Aceh Nova Iriansyah perlu menunjukkan loyalitas dengan cara memasang foto profil dengan Presiden di akun twitter milik Nova

Tujuannya bisa beragam, bisa memberikan sinyal bahwa Nova mempunyai hubungan dekat dengan Jokowi sehingga pihak - pihak yang mungkin saja sedang "meneropongnya" harus segera mengambil langkah mundur. Atau, bisa jadi itu pesan: Nova Siap menjadi "Anak Baik".

Apalagi baru - baru ini Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB yang saat ini menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Sehingga Nova ingin memperlihatkan bahwa ia pun siap berdiri di samping Jokowi.

Konon lagi, hampir tidak pernah kita temui ada pernyataan secara langsung dari Nova yang menyatakan mendukung atau menolak KLB. Selama ini yang muncul ke publik hanya diwakili oleh pegurus DPD baik Wakil Ketua Dalimi maupun Sekretaris Iqbal Farabi atau para Ketua DPC Partai Demokrat Aceh yang jelas menolak KLB. Bermain amankah Nova dalam situasi ini?

Diantara sekian banyaknya tafsiran dari sebuah foto profil, yang pasti Nova Iriansyah adalah seorang politisi tentu memiliki maksud tersendiri dari foto profil twitternya.

Tidak mungkin Nova Iriansyah sekedar ingin menunjukan bahwa ia adalah fans garis keras Presiden Jokowi. Seperti kaum milenial penggemar K-Pop yang senang memposting foto idolanya di akun medsos mereka. Kalaupun iya, seberapa Moncong Putihkah Nova yang Bintang Mercy itu?. Selamat bermalam minggu, Jomblo!. [Muslim]

Share:

Translate

FOLLOW ME ON YOUTUBE

Popular Posts