Ngopi . Diskusi . Solusi

  • Rumah Sakit Administrasi

    Tapi apalah daya, kita memang masih gagap dengan dunia teknologi. Ternyata bukan hanya Bank Aceh yang masih gagap teknologi.Rumah sakit kita pun rupanya begitu sulit atau jangan-jangan belum mau berinovasi. Seperti begitu sulitnya melihat mayoritas petugas rumah sakit melayani pasien dengan ramah. Kecuali satu dua orang saja...

Menjamin Manfaat Dana Desa dari Kualitas Pengelolanya



“Dana desa bukan lahan untuk meraup keuntungan bagi pengelolanya,
tetapi sumber untuk  kesejahteraan rakyatnya”

Oleh : M u s l i m
 
Harapan masyarakat untuk terlibat secara nyata dalam menuntaskan kemiskinan dan membangun desanya sendiri kini terjawab sudah seiring berlakunya Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, dengan berlakunya undang-undang tersebut kini desa di guyur dengan dana hingga ratusan juta bahkan milyaran rupiah. Meski dana tersebut bukan anggaran baru karena diambil dari jatah desa yang selama ini dikucurkan lewat nomenklatur lain seperti pos sosial dan lainnya, tetapi dana telah menempatkan desa sebagai subjek pembangunan yang sesungguhnya karena mendorong perangkat desa dan masyarakat untuk mengambil peran pembangunan seutuhnya. Karena merekalah yang lebih mengetahui kondisi dari desanya sendiri.
            Berlakunya undang-undang desa tersebut juga berefek dengan semakin meningkatnya keinginan masyarakat untuk berlomba-lomba mencalonkan diri menjadi kepala desa. Kondisi ini tentu berbeda ketika Aceh masih dalam kondisi konflik dulu, jangankan mencalonkan diri, dicalonkan saja pasti akan menolak. Menjadi seorang kepala desa kini biayanya semakin mahal  bila dibandingkan pada saat Aceh masih berkecamuk perang dulu. Jika dulu seorang kepala Desa hanya memikirkan betapa mahalnya biaya non materi yang harus dikeluarkan dan dibayarkan, semisal ancaman keselamatan diri dan keluarga.
Share:

Translate

FOLLOW ME ON YOUTUBE

Popular Posts